KIPP Membentuk Budaya Berinovasi Hingga Daerah Pelosok dan Perbatasan

| Rabu, 10 November 2021 | 11.43 WIB

Bagikan:

Bernasindonesia.com - Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) bukan sekadar lomba tahunan yang mencari pemenang. Muara dari ajang yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) ini adalah budaya berinovasi oleh kalangan birokrasi, bahkan dari daerah perbatasan.


Tahun ini mengingat Covid-19 masih mewabah, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan kepada Top Terpuji KIPP secara virtual, Selasa (09/11). Acara ini disiarkan langsung dari kanal YouTube Kementerian PANRB bekerja sama dengan Universitas Gunadarma TV.

Terpilih 55 inovasi terbaik yang terdiri atas 45 Top Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021, Top 5 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021, dan 5 Pemenang Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2021. “KIPP mampu menjangkau ke seluruh penjuru Indonesia yang terbukti dengan eksistensi inovasi pelayanan publik dari wilayah Indonesia bagian timur, serta daerah-daerah perbatasan dan pedalaman,” jelas Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa dalam laporannya.

Pemberian penghargaan ini, menurut Diah, adalah kontribusi nyata pemerintah dalam memberi motivasi kepada penyelenggara pelayanan untuk memajukan pelayanan publik di instansinya. Penyelenggaraan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh pemerintah telah mengalami peningkatan, dan akan terus ditingkatkan sesuai dengan kemajuan kebutuhan dan harapan masyarakat. Oleh karena itu, dalam rangka mencapai visi reformasi birokrasi diperlukan percepatan dan upaya luar biasa agar menciptakan perubahan dalam tradisi, pola, dan cara baru penyelenggaraan pelayanan publik.

Seluruh proses penilaian dalam kompetisi ini dilakukan secara objektif dan akuntabel. Tim Penilai yang terdiri dari Tim Evaluasi dan Tim Panel Independen terdiri dari tokoh-tokoh yang sangat kredibel. Tim Evaluasi terdiri dari para Guru Besar yang telah teruji sebagai asesor perguruan tinggi. 

Demikian juga Tim Panel Independen, adalah figur atau tokoh masyarakat yang telah teruji integritasnya. Perlu digarisbawahi, Kementerian PANRB tidak terlibat atau intervensi dalam proses penilaian. 

Inovasi terbaik dari ajang ini nantinya akan dilombakan di tingkat internasional, yakni United Nations Public Service Awards (UNPSA) yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sementara bagi pemerintah daerah yang inovasinya masuk menjadi Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji, akan mendapat hadiah berupa Dana Insentif Daerah (DID).

Diah mengatakan, faktor keberhasilan reformasi birokrasi adalah pelayanan publik yang memenuhi harapan masyarakat. “Kami bersama kementerian, lembaga, dan pemda melakukan berbagai upaya, termasuk pemberian stimulus untuk membangkitkan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkas Diah. 
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI