Anggota DPR Alifudin Dukung Pertumbuhan Politeknik Industri dan Kolaborasi Sekolah Vokasi

| Jumat, 25 Juli 2025 | 05.23 WIB

Bagikan:

Bernasindonesia.com - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1, Alifudin, melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Politeknik Petrokimia Banten yang terletak di Kabupaten Serang, Banten.


Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan dukungan terhadap lembaga pendidikan vokasi di bawah naungan Kementerian Perindustrian.

Dalam kunjungan tersebut, Alifudin menekankan pentingnya keberadaan politeknik industri seperti Politeknik Petrokimia Banten dalam mendukung pertumbuhan sektor industri nasional.

Menurutnya, pendidikan vokasi berbasis industri memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi tenaga kerja dan penyerapan tenaga kerja yang lebih optimal di sektor-sektor strategis.

“Saya melihat langsung bagaimana politeknik di bawah Kementerian Perindustrian telah memberikan dampak positif, tidak hanya dalam penyediaan tenaga kerja terampil, tetapi juga dalam mendorong inovasi di sektor industri,” ujar Alifudin di sela-sela kunjungan.

Alifudin menambahkan bahwa dukungan terhadap politeknik semacam ini perlu terus ditingkatkan agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia. Alifudin juga mendorong agar alokasi anggaran untuk peningkatan politeknik industri ini ditambah.

“Kami akan berusaha mendorong agar alokasi anggaran politeknik industri di bawah Kemenperin ini ditambah. Menurut kami, penambaban alokasi anggaran untuk Politeknik di bawah Kemenperin ini wajar, mengingat potensi besar politeknik ini dalam menyerap tenaga kerja secara langsung di dunia industri,” tegas Alifudin.

Lebih lanjut, Alifudin juga mendorong terjadinya kolaborasi yang lebih erat antara sekolah vokasi di seluruh Indonesia. Menurutnya, sinergi antar lembaga pendidikan vokasi, baik yang berada di bawah kementerian teknis maupun pemerintah daerah, akan memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global.

“Kolaborasi antarsekolah vokasi adalah kunci. Dengan berbagi praktik terbaik, sumber daya, dan jaringan industri, kita bisa menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang lebih kuat dan responsif terhadap kebutuhan industri,” tegasnya.

Alifudin juga berharap keterlibatan aktif dunia usaha dan dunia industri dalam penyusunan kurikulum dan penyerapan lulusan dapat terus diperluas.

Di akhir pernyataannya, Alifudin menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin membaik apabila terdapat kolaborasi yang erat antar pemangku kepentingan, baik dari pemerintah, industri, maupun lembaga pendidikan.

“Kita harus bergerak bersama, dengan tujuan yang sama, yakni menciptakan sumber daya manusia unggul untuk Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya.


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI