Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian Dukung Usut Tuntas Mobil Pengangkut MBG Tabrak Siswa

| Kamis, 11 Desember 2025 | 17.47 WIB

Bagikan:

Bernasindonesia.com - Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPRI), Hetifah Sjaifudian mendukung aparat penegak hukum melakukan penyelidikan peristiwa mobil pengantar menu makan bergizi gratis (MBG) menabrak siswa di dalam SDN Kalibaru 01, Jakarta Utara. 


“Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Kami berharap, siswa maupun guru yang menjadi korban, dapat segera ditangani dan segera sehat kembali,” ujar Hatifah, Kamis (11/12/2025..

Menurut Hetifa, insiden yang menyebabkan belasan siswa dan guru mengalami luka-luka tersebut harus menjadi perhatian semua pihak. Dia mengatakan keselamatan siswa dan guru harus menjadi prioritas. 

“Yang pasti, keselamatan anak-anak dan guru di lingkungan sekolah adalah prioritas yang tidak dapat dinegosiasikan, sehingga insiden ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” katanya. 

“Kami meminta penyelidikan kepada penegak hukum, secara transparan dan tuntas agar jelas apakah terdapat kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam proses distribusi,” tambah Hetifah. 

Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini juga men mendorong evaluasi terhadap mekanisme pelaksanaan program MBG, terutama terkait standar operasional, pengawasan, serta kompetensi petugas distribusi.
Program sebesar dan sepenting ini tidak boleh berjalan tanpa memastikan keamanan maksimal bagi peserta didik.

Selain itu, Hetifah juga mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang telah turun tangan membiayai kebutuhan terkait penanganan dan biaya Rumah Sakit, namun pihak terkait yang bertanggung jawab perlu segera memperbaiki sistem, agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah manapun.

“Pastinya kami akan mengawal dan memantau seluruh proses ini dan mendorong perbaikan kebijakan yang diperlukan. Setiap program pemerintah yang menyentuh langsung anak-anak Indonesia harus berjalan dengan standar keamanan tertinggi,” pungkasnya. 

Diketahui, sebuah mobil pengangkut menu MBG menerobos pagar SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, dan menabrak para siswa yang sedang mengikuti kegiatan literasi, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 06.39 WIB.
Akibatnya, 20 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 19 siswa dan satu guru.

Peristiwa bermula ketika para siswa berkumpul di lapangan untuk mengikuti kegiatan membaca bersama. Tanpa diduga, mobil MBG yang dikemudikan Adi Irawan (34) melaju ke arah pintu sekolah dan langsung menerobos pagar hingga masuk ke area lapangan.

Benturan tersebut membuat sejumlah siswa terpental dan mengalami luka serius.
Lima korban dirujuk ke RS Koja, termasuk seorang guru yang mengalami cedera pada kaki. 

Sementara itu, 14 korban lain dirawat di RSUD Cilincing. Ada satu korban yang ditangani di Puskesmas Cilincing dan sudah diperbolehkan pulang. Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan sopir beserta kendaraannya. Polisi juga memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Sopir sempat menjalani pemeriksaan untuk memastikan penyebab kelalaian yang membuat mobil masuk ke area sekolah. Dalam pemeriksaan awal, polisi mendapati bahwa sopir mengaku salah menginjak pedal mobil.

Kapolsek menjelaskan, sang sopir mengira telah menginjak pedal rem, namun ternyata yang terinjak adalah pedal gas.

“Dia mau naik ke atas itu, mau ngerem katanya remnya gak pakem kan, karena takut mau nabrak, dia injek yang dalem, nah kirain itu (yang diinjek rem, red), ternyata gas,” tutur AKP Bobi kepada wartawan. 
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI