Eddy Soeparno Optimis Diplomasi Prabowo di Inggris dan Davos Berdampak Positif untuk Indonesia

| Kamis, 22 Januari 2026 | 06.01 WIB

Bagikan:

Bernasindonesia.com - Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, meyakini rangkaian agenda diplomasi Prabowo Subianto di Inggris dan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos dapat membawa dampak positif yang nyata bagi perekonomian nasional, ketahanan energi, serta agenda konservasi lingkungan Indonesia.


Eddy menilai pertemuan Presiden Prabowo dengan Raja Charles III di Inggris memiliki makna strategis, mengingat Raja Charles dikenal sebagai tokoh global yang memiliki komitmen kuat terhadap isu perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.

“Kami meyakini pertemuan tersebut akan membuka peluang kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan Inggris dalam bidang transisi energi, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pembiayaan hijau. Ini peluang yang baik bagi Indonesia sebagai bagian dari upaya menuju target NZE di tahun 2060 atau lebih cepat.”

“Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam dan biodiversitas yang besar, sehingga kolaborasi global sangat dibutuhkan agar pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan,” lanjutnya.

Diplomasi Prabowo di WEF Davos dan Kepercayaan Investor Global

Berkaitan dengan agenda pidato Presiden Prabowo di forum World Economic Forum di Davos, Eddy menyambut positif kehadiran Indonesia di forum ekonomi global tersebut sebagai kesempatan penting untuk menyampaikan arah kebijakan pemerintah yang menekankan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, penguatan ketahanan energi nasional, serta komitmen terhadap pembangunan rendah karbon.

“Kami yakin pidato Presiden di WEF Davos akan memberikan keyakinan kepada komunitas internasional dan para investor bahwa Indonesia serius membangun ekonomi yang tangguh, mandiri secara energi, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Pesan ini penting agar Indonesia dipandang sebagai mitra strategis dalam investasi hijau dan ekonomi masa depan,” jelas Wakil Ketua Umum PAN ini.

Doktor Ilmu Politik UI ini menegaskan bahwa diplomasi Prabowo di bidang ekonomi dan lingkungan di panggung global perlu ditindaklanjuti dengan kebijakan konkret di dalam negeri, termasuk penguatan regulasi, percepatan transisi energi bersih, serta perlindungan ekosistem dan masyarakat lokal.

“MPR RI tentu berharap seluruh hasil pertemuan dan forum internasional tersebut dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata yang membawa manfaat langsung bagi rakyat, memperkuat kedaulatan energi nasional, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang,” tutupnya.


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI