Bernasindonesia.com - Komite Wasit PSSI kembali menyelenggarakan pelatihan Lisensi Video Assistant Referee (VAR). Program ini menjadi batch ketiga sejak VAR mulai diperkenalkan secara bertahap pada 2024.
Pelatihan dibagi ke dalam dua tahap awal. Tahap 1 berlangsung pada 24-26 Februari, dilanjutkan Tahap 2 pada 27 Februari hingga 5 Maret.
Proses pembelajaran dipandu oleh para instruktur, yakni Pratap Singh, Fakhrizal M Kahar, Oki Dwi Putra Senjaya, dan Fariq Hitaba.
Sebanyak 22 perangkat pertandingan ambil bagian dalam program ini. Dari jumlah tersebut, terdapat tiga peserta perempuan, yang untuk pertama kalinya terlibat dalam pelatihan Lisensi VAR.
PSSI menerapkan sistem evaluasi berjenjang untuk menjaga kualitas. Hanya peserta yang dinilai memenuhi standar kompetensi dan persyaratan teknis yang akan melanjutkan dari Tahap 1 ke Tahap 2.
Sejalan dengan pelatihan wasit, kompetisi I.League juga memanfaatkan program ini untuk menyiapkan enam replay operator baru. Tentunya, peran replay operator menjadi elemen penting dalam operasional VAR, terutama dalam memastikan kelancaran proses peninjauan insiden pertandingan.
Rangkaian pelatihan akan berlanjut ke tahap ketiga yang dijadwalkan pada April dan Mei 2026 mendatang.

