PT Pupuk Indonesia Apresiasi 1.100 PUD pada PI Appreciation Day 2026 di Yogyakarta

| Rabu, 04 Februari 2026 | 17.22 WIB

Bagikan:

 

Bernasindonesia.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) menganugerahkan apresiasi kepada 1.100 Pelaku Usaha Distribusi (PUD) yang tersebar di seluruh Indonesia dalam ajang PI Appreciation Day yang digelar di Yogyakarta, Rabu, 4 Februari 2026. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas peran strategis PUD dalam mendukung kinerja penyaluran pupuk bersubsidi sepanjang tahun 2025 serta penguatan tata kelola distribusi pupuk bersubsidi tahun 2026.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, mengatakan bahwa keberhasilan perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi pupuk tidak terlepas dari kolaborasi erat seluruh mata rantai pasok, khususnya para PUD.

“Apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan kami kepada para PUD atas kolaborasi dan kerja keras dalam pencapaian kinerja tahun 2025 serta komitmen bersama memperkuat tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi di tahun 2026,” ujar Rahmad.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad juga mengungkapkan bahwa dirinya menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 7 Januari 2026. Penghargaan itu diberikan atas kontribusinya dalam mendukung swasembada pangan nasional, khususnya melalui penyediaan pupuk yang berkelanjutan, berkualitas, dan terjangkau bagi petani.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah hasil kerja pribadi semata.

“Tanda kehormatan dari Presiden ini tidak lepas dari komitmen Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta jajarannya, kinerja seluruh jajaran supply chain, direksi anak perusahaan selaku produsen, jajaran regional, dan tentunya para PUD,” katanya.

Rahmad memaparkan, sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik, sektor pertanian dan ketahanan pangan menjadi fokus utama pemerintah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyederhanaan regulasi pupuk dari sebelumnya 145 peraturan menjadi hanya tiga peraturan. Selain itu, pada Oktober 2025 pemerintah juga menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen.

“Semua kebijakan tersebut semata-mata untuk memudahkan petani mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau,” jelas Rahmad.

Ia pun kembali menegaskan komitmen Pupuk Indonesia untuk terus mendukung swasembada pangan nasional. “Kita berikan apresiasi kepada seluruh supply chain, direksi anak perusahaan, jajaran regional, dan tentunya kepada seluruh PUD yang bekerja keras mewujudkan swasembada pangan,” ucapnya yang disambut riuh tepuk tangan para peserta.

Sementara itu, salah satu PUD asal Bogor, Koperasi Jasa Gema Indonesia Maju (Kopgim), HMU Kurniadi mengakui kinerja Pupuk Indonesia semakin solid di bawah kepemimpinan Rahmad Pribadi. Menurutnya, Rahmad dikenal aktif turun langsung ke lapangan serta tegas dalam melakukan pembinaan hingga ke tingkat PUD dan Penyalur di Titik Serah (PPTS).

“Kami melihat langsung komitmen beliau. Kami turut bangga dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan di tanah air tercinta,” pungkasnya.
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI