Bernasindonesia.com - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menyalurkan 5.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara menjelang Hari Raya Idul Fitri. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Muzani kepada para kepala daerah di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (11/3/2026). Bantuan tersebut disalurkan kepada dua wilayah terdampak, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 3.000 paket dan Kabupaten Langkat sebanyak 2.000 paket.
“Hari ini kami membawa bantuan itu, terutama untuk dua kabupaten yakni Tapanuli Selatan 3.000 paket dan 2.000 paket untuk Kabupaten Langkat,” kata Muzani dalam sambutannya.
Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan seluruh kerugian yang dialami masyarakat akibat bencana, melainkan sebagai bentuk dukungan moral serta penyemangat bagi warga untuk bangkit kembali.
“Ini bukan untuk menggantikan beban yang berat dirasakan, tapi ini menjadi penyemangat bagi kehidupan teman-teman, saudara-saudara kita untuk menempuh kehidupan pada masa-masa yang akan datang lebih baik lagi,” sambungnya.
Muzani juga menuturkan bahwa bencana yang terjadi pada akhir tahun 2025 tersebut mengejutkan banyak pihak. Hingga saat ini, dampak yang dirasakan masyarakat masih cukup besar meskipun pemerintah terus melakukan berbagai langkah pemulihan.
“Sekarang pemerintah sedang bekerja keras untuk melakukan pemulihan bencana, terutama mengembalikan infrastruktur yang hancur, rusak, fasilitas umum, jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit, kantor-kantor pemerintah, bahkan rumah-rumah hunian sedang dalam langkah-langkah oleh pemerintah untuk dilakukan perbaikan dan pemulihan,” jelasnya.
Bantuan yang disalurkan menjelang Lebaran ini berupa perlengkapan ibadah, di antaranya sarung, mukena, sajadah, kerudung, serta Al-Qur’an yang diharapkan dapat memberikan ketenangan dan semangat spiritual bagi masyarakat.
“Biasanya orang mau Lebaran perlu sarung, perlu mukena, perlu sajadah, perlu kerudung, dan tentu saja Al-Qur’an yang bisa menenangkan dan menjadi penyemangat kehidupan spiritual mereka,” ujarnya.
Muzani kembali menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus dorongan agar masyarakat tetap memiliki semangat untuk melanjutkan kehidupan ke depan.
“Saya berharap kerja sama dan support yang diberikan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota bisa mempercepat proses pemulihan bagi bencana yang sekarang ini dialami,” ungkapnya.
“Mudah-mudahan hari raya ini akan menjadi semangat baru dan gairah baru dalam kita menempuh hidup pada masa-masa yang akan datang,” imbuh Muzani.

