Mudur dari BOP Berpotensi Ganggu Hubungan Indonesia-AS

| Rabu, 11 Maret 2026 | 06.01 WIB

Bagikan:

Bernasindonesia.com - Ada sejumlah kalangan di tanah air mewacana Indonesia mundur dari BOP. Menurut hemat saya, mudur dari BOP berpotensi ganggu hubungan Indonesia dengan anggota BOP lain, terutama dengan AS. Juga bisa ganggu hubungan personal antara Trump - Prabowo.


Khusus hubungan personal antara Trump - Prabowo  ketika pertemuan sesama anggota BOP, Trump sangat memuji Prabowo baik dalam bentuk simbol pesan non-verbal dan verbal. Dari sudut psikologi komunikasi, jika kedekatan personal terganggu maka dapat mengakibatkan kekecewaan mendalam bagi kedua pihak atau salah satu pihak.

Oleh karena itu, seharusnya sebelum gabung dengan BOP, pemerintah Indonesia sejatinya terlebih dahulu melakukan diskusi mendalam dengan pakar Komunikasi Politik dan pakar Hubungan Internasional. Dari hasil diskusi, Presiden memiliki dasar mengambil keputusan gabung atau tidak dengan BOP.

Diskusi dengan para pakar ini membahas secara nendalam dan konprihensip tentang setidaknya 5 hal pokok yaitu:

Pertama, Makna mendalam di balik narasi pasal-pasal aturan dalam BOP.

Kedua, Dampak ekonomi dan politik  bagi Indonesia kaitannya dengan relasi internasional

Ketiga, Memahami di awal tentang kewajiban dan hak Indonesia di BOP.

Keempat, Bagaiman peran Indonesia dalam proses pengambilan keputusan final BOP.

Kelima, Dampak dimika politik dan ekonomi dalam negeri di Indonesia.

Keenam, Posisi Indonesia dalam perjuangan politik luar negeri yang bebas aktif.

Kalapun pilihan Indonesia kelak mundur atau tetap di BOP, harus berdasarkan tindakan relasional yang hati-hati. Kehati-hatian ini tetap berbasis pada kajian mendalam dan konprihensip dari berbagai kemungkinan dinamika politik dan ekonomi dalam dan luar negeri.

Oleh: Emrus Sihombing
Komunikolog Indonesia

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI