Bernasindonesia.com – Memasuki musim travel fair yang berlangsung sepanjang Juli hingga November 2026, wisatawan Indonesia kembali disuguhkan berbagai pilihan pameran perjalanan yang menawarkan berbagai promo menarik, mulai dari tiket pesawat, paket wisata, cashback, hingga berbagai penawaran eksklusif dari maskapai dan perbankan. Di tengah maraknya penawaran tersebut, Golden Rama Tours & Travel mengingatkan bahwa mendapatkan liburan terbaik tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya diskon yang ditawarkan, melainkan oleh kemampuan wisatawan dalam memilih travel fair dan produk perjalanan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Tren ini sejalan dengan perubahan perilaku wisatawan Indonesia yang semakin matang dalam merencanakan perjalanan. Berdasarkan data internal Golden Rama, minat pelanggan untuk berkonsultasi mengenai perjalanan yang akan dilakukan enam hingga dua belas bulan ke depan terus menunjukkan peningkatan sebesar 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini mencerminkan semakin banyak wisatawan yang menyadari pentingnya perencanaan sejak dini guna memperoleh pilihan produk yang lebih beragam, harga yang lebih kompetitif, serta fleksibilitas yang lebih baik dalam menyusun perjalanan.
Di saat yang sama, destinasi yang paling banyak ditanyakan pelanggan menjelang musim travel fair tahun ini adalah Korea mengalami peningkatan jumlah pelanggan lebih dari 200%. Hal ini terjadi karena adanya promo liburan besar-besaran khusus ke negara tersebut.Destinasi tersebut tetap menjadi favorit karena menawarkan kombinasi atraksi wisata yang beragam, aksesibilitas yang baik, serta pengalaman perjalanan yang sesuai dengan berbagai segmen wisatawan, mulai dari keluarga hingga generasi muda.
“Dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat perubahan yang cukup signifikan dalam cara masyarakat Indonesia merencanakan perjalanan. Jika sebelumnya harga menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan, kini wisatawan semakin memperhatikan keseimbangan antara harga, kenyamanan, kualitas pengalaman, fleksibilitas perjalanan, hingga reputasi penyedia layanan. Karena itu, memilih travel fair yang tepat menjadi sama pentingnya dengan memilih destinasi yang ingin dikunjungi,” ujar Ricky Hilton, General Manager of Communication & CRM Golden Rama Tours & Travel.
Sepanjang semester kedua tahun ini, sejumlah travel fair besar dijadwalkan hadir di Indonesia, di antaranya CIMB Niaga Cathay Travel Fair, Singapore Airlines Travel Fair, ASTINDO Travel Fair, BNI Wonder Expo, Garuda Indonesia Travel Fair, Kompas Travel Fair, hingga EXTRA (Experience Travel).
Travel fair yang diselenggarakan oleh maskapai penerbangan umumnya menawarkan harga tiket yang kompetitif, bonus bagasi, kemudahan penukaran miles, serta berbagai keuntungan tambahan yang cocok bagi wisatawan yang telah memiliki destinasi tujuan yang jelas.
Di sisi lain, bagi wisatawan yang mencari travel fair lengkap dan beragam, mencakup tiket pesawat, hotel, paket wisata, hingga produk tour ke berbagai destinasi dunia, Golden Rama menghadirkan EXTRA (Experience Travel) yang akan diselenggarakan pada bulan September.
Kehadiran Program EXTRA menjadi alternatif bagi wisatawan yang tidak hanya berfokus pada harga, tetapi juga mengutamakan kenyamanan dan kemudahan dalam mencari kebutuhan liburan. Jadi, pelanggan bisa memenuhi keperluan untuk liburan dalam satu tempat dan waktu. Sementara itu, travel fair yang didukung institusi perbankan biasanya menawarkan nilai tambah berupa cashback, cicilan ringan, reward points, maupun promo eksklusif bagi pemegang kartu tertentu.
Menurut Ricky, tidak ada satu travel fair yang dapat dianggap paling baik untuk semua orang karena kebutuhan setiap wisatawan berbeda-beda. Ricky juga menambahkan bahwa penyelenggaraan travel fair di periode ini menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk mulai merencanakan perjalanan pada musim liburan berikutnya, termasuk libur Lebaran. Melalui berbagai penawaran yang tersedia, pengunjung dapat memperoleh harga yang lebih kompetitif untuk kebutuhan perjalanan liburan. Dengan melakukan pemesanan lebih awal, wisatawan memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan ketersediaan pilihan perjalanan yang sesuai sekaligus mengoptimalkan anggaran liburan mereka.
“Banyak orang datang ke travel fair dengan fokus mencari diskon terbesar. Padahal yang jauh lebih penting adalah memahami apa yang sebenarnya mereka dapatkan dari sebuah paket perjalanan. Harga yang lebih murah belum tentu memberikan nilai terbaik apabila aspek seperti kualitas hotel, jadwal penerbangan, itinerary, maupun layanan pendukung tidak sesuai dengan kebutuhan perjalanan mereka,” jelasnya.
Untuk itu, Ricky Hilton menyarankan wisatawan agar menentukan destinasi tujuan terlebih dahulu sebelum mengunjungi travel fair, membuat daftar prioritas perjalanan, memahami fasilitas yang benar-benar dibutuhkan, serta membandingkan paket secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada harga. Wisatawan juga dianjurkan memanfaatkan sesi konsultasi dengan travel consultant guna memperoleh rekomendasi yang lebih sesuai dengan preferensi dan anggaran perjalanan.
Lebih lanjut, musim travel fair juga menjadi momentum ideal untuk mulai merencanakan perjalanan akhir tahun, hingga perjalanan pada tahun berikutnya. Dengan melakukan pemesanan lebih awal, wisatawan berkesempatan memperoleh harga yang lebih kompetitif, ketersediaan produk yang lebih luas, serta lebih banyak pilihan dalam menentukan jadwal dan akomodasi.
“Travel fair bukan hanya menjadi tempat berburu promo, tetapi kesempatan untuk merancang perjalanan yang lebih cerdas dan terencana. Ketika wisatawan memahami travel fair mana yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka dan mengetahui cara membandingkan paket secara tepat, mereka tidak hanya mendapatkan harga terbaik, tetapi juga pengalaman liburan yang jauh lebih maksimal dan berkesan,” tutup Ricky.

