Bernasindonesia.com - Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor mendapat apresiasi dari Peneliti Senior Indonesian Development Economic and Law Studies (IDEALS), Untung Kurniadi.
Apresiasi itu disampaikan setelah Untung merasakan langsung pelayanan di Disdukcapil Kota Bogor. Ia mengaku terkejut karena proses legalisir dokumen kependudukan yang dilakukannya dapat diselesaikan dalam 30 menit.
Tak hanya legalisir, proses upgrade akta kelahiran menjadi akta kelahiran yang telah dilengkapi barcode juga dapat diselesaikan kurang dari satu jam.
“Ini pelayanan prima kepada masyarakat dan tanpa pungli,” kata Untung.
Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Diponegoro (Undip) tersebut menilai, kecepatan pelayanan yang diterimanya menunjukkan adanya perubahan positif dalam pelayanan birokrasi, khususnya dalam urusan administrasi kependudukan.
Menurutnya, pelayanan publik seharusnya memberikan kemudahan, kepastian waktu, transparansi dan tidak membuka ruang bagi praktik pungutan liar.
“Ketika masyarakat datang mengurus dokumen, yang dibutuhkan adalah kepastian dan kemudahan. Kalau bisa selesai dengan cepat dan tanpa pungli, tentu ini patut diapresiasi,” ujarnya.
Wartawan senior yang pernah menjabat sebagai pengurus PWI Pusat periode 2024-2025 itu berharap kualitas pelayanan tersebut dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan.
Jemput Bola ke Masyarakat
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bogor Ganjar Gunawan mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Ganjar, pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya dilakukan di kantor Disdukcapil. Pemerintah juga melakukan pelayanan jemput bola dengan mendatangi masyarakat secara langsung.
“Tidak hanya pelayanan di kantor, kami juga jemput bola di perkampungan dan di fasilitas publik. Seperti di mal, tiap tahun kita adakan,” ungkap Ganjar melalui pesan singkat.
Ganjar mengatakan, pendekatan pelayanan langsung tersebut dilakukan untuk memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses untuk datang ke kantor Disdukcapil.
Pelayanan jemput bola juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memastikan dokumen kependudukan dapat dimiliki masyarakat secara lebih mudah dan cepat.
“Pelayanan ini menjadi ikhtiar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk membantu masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan,” ujarnya.
Upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan dinilai menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi. Sebab, keberhasilan pelayanan publik pada akhirnya diukur dari seberapa mudah masyarakat mendapatkan hak administratifnya.

