Pengurus PWI Jabar Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhan, KDM Hadir

| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 01.20 WIB

Bagikan:

 

Bernasindonesia.com - Pengurus Persatuan Wartawan Jawa Barat, periode 2026-2031 resmi dikukuhkan. Pengukuhan berlangsung di Gedung Merdeka, Jl. Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat, (1/10/2026). Pengukuhan ini berdasarkan Surat Keputusan PWI Pusat No. 106-PGS/PP-PWI/IX/2026 tentang Pengesahan PWI Provinsi Jawa Barat Masa Bakti 2026-2031, tertanggal 28 September 2026. 

Naskah SK yang ditandatangani Ketua Umum Akhmad Munir, Sekretarus Jenderal Marthen Selamet Susanto, dan Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Gani Ottoh dibacakan oleh Sekjen giatan PWI Pusat. Selanjutnya kata-kata pelantikan disampaikan langsung Ketua Umum PWI Pusat, yang diikuti segenap Pengurus PWI Jabar.

Sesi pengukuhan pengurus baru PWI Jabar ditutup penyerahan Surat Keputusan dan Pataka, serta pembacaan Deklarasi “Dari Bandung untuk Pers Indonesia”, sebagai wujud tekad segenap wartawan anggota PWI se-Jabar untuk menjalankan praktik jurnalisme bermartabat dan profesional.

Hadir pada acara penguruhan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan jajaran pimpinan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung. Juga hadir unsur pengurus inti PWI kabupaten/kota se-Jabar.

Ketua PWI Jabar Tantan Sulthon Bukhawan dalam sambutannya mengatakan kesiapan segenap anggotanya guna bersinergi dengan semua komponen masyarakat dan pemerintah daerah. Saling pengertian atas peran masing-masing dan kolaborasi yang baik, menurut Tantan, akan menyokong terwujudnya target bersama, yakni kemajuan dan kesejahteran masyarakat.  

“Kita memiliki niat baik untuk membasarkan dan menjadi mitra Pemprov Jabar. Tentunya pemerintah daerah punya kinerja, dan insan pers punya kewajiban untuk terus mengawal,” kata  Tantan.

Pada kesempatan yang sama saat menyampaikan sambutan, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengingatkan seluruh unsur Pengurus PWI Jabar yang baru saja dikukuhkan untuk menjaga marwah organisasi. Juga mendorong tumbuhnya praktik jurnalisme yang mengedepankan kepentingan masyarajat, bangsa, dan negara. 

“Kepercayaan, kehormatan, dan kemuliaan yang diterima hari ini sebagai Pengurus PWI Jabar nantinya harus dipertanggungjawabkan di akhir masa bakti,” tutur Munir.

Ditambahkan, anggota PWI secara nasional kini telah mencapai lebih 30 ribu wartawan. Sebagai organisasi profesi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia, aspek peningkatan kualitas, profesionalisme, dan komitmen menjalankan tugas jurnalistik sesuai Kode Etik dan UU Pers harus diwujudkan secara serius.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memaparkan penegasan serupa. Pria yang kerap disapa KDM ini menyatakan harapannya agar objektivitas dalam menjalankan profesi wartawan benar-benar dijunjung oleh seluruh anggota PWI di Jabar. Untuk itu, KDM mendorong agar pendidikan wartawan menjadi salah satu program prioritas PWI Jabar periode kepemimpinan Tantan Sulthon Bukhawan.

Menyambut kepengurusan, Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah mengatakan pihak siap menyelaraskan kegiatannya dengan program kerja yang akan digelar PWI jabar di bawah kepemimpinan Tantan. 

“PWI Kota Depok siap mendukung dan memadukan kegiatan dengan program kerja PWI Jabar yang bakal digelar Kang Tantan. Tentu demi hadirnya profesionalitas dan kesejahteraan wartawan, di tengah tantangan disrupsi media hari ini dan ke depan,” ujar Rusdy.


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI