BernasIndonesia.com - Pelajar di Kabupaten Bogor, kian brutal. Bahkan demi menambah nyali, mereka mengonsumsi pil eximer (obat gangguan jiwa, red). Dengan menkonsumsi obat itu pelajar SMP di Ciampea, Kabupaten Bogor, MY 15, membacok W, 15, pelajar lain asal Kota Bogor.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di depan kantor cabang BRI di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 13.00 WIB. MY mengaku, kelompoknya selalu menganggap pelajar SMP lain sebagai musuh yang harus dilawan.
Korban saat itu sedang bersama empat rekannya, baru saja turun dari bak truk yang ditumpanginya. Ternyata korban bersama rekannya sudah diikuti pelaku yang menggunakan sepeda motor. Merasa menjadi incaran, korban bersama rekannya lari menyelamatkan diri.
Menurut Kapolsek Dramaga, AKP Achmad Budi Santoso, dari keterangan saksi didapat keterangan korban yang ketakutan, lari menyelamatkan diri justru menabrak angkot yang sedang berhenti sehingga terjatuh.
“Saat korban terjatuh, pelaku MY membacok bagian punggung korban menggunakan celurit. Beruntung korban dapat diselamatkan oleh ketua RT setempat, dan langsung dilarikan ke rumah sakit Medika Dramaga untuk mendapat perawatan,” kata AKP Budi.
Kapolsek AKP Budi mengatakan, jajarannya bertindak cepat dan membekuk pelaku di rumah masing-masing, selang lima jam dari kejadian. ”Pelaku utama MY, tiga orang lainnya masih dikejar,” katanya.
Pelaku mengaku, jadi nekat setelah menenggak obat gila. “Obat tersebut didapat di Pasar Baru Ciampea. Kami sedang mencari lokasi dan penjualnya,” paparnya. Sumber: Poskota

