BernasIndonesia.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution membantah kabar yang beredar soal Daftar Negatif Investasi (DNI). Menurutnya, tidak benar bahwa Pemerintah membuka kesempatan bagi pihak asing untuk menanamkan 100 persen modalnya di sektor usaha kecil dan menengah (UKM).
“Enggak ada UKM yang dibuka untuk asing,” katanya di Hotel Bidakara, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2018).
Ia menuturkan telah menjelaskan hal itu saat sosialisasi ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Darmin bahkan mengaku pernah akan didemo oleh pengusaha tempe lantaran mengira pihak asing dibolehkan menguasai UKM.
“Enggak betul, jadi ini udah macem-macam aja beritanya,” tegas dia.
Rencananya akhir pekan ini Darmin akan bertemu dengan sejumlah menteri untuk memfinalkan kebijakan DNI. Baru kemudian pada Senin pekan depan draf Perpres akan dikirimkan ke Presiden Jokowi.
Sebelumnya, Pemerintah mengeluarkan kebijakan relaksasi DNI dimana 25 bidang usaha dikabarkan bakal dikeluarkan yang membuat asing boleh menanamkan modalnya hingga 100%. Hal tersebut lantas segera menuai banyak kritik lantaran diantara 25 bidang usaha itu terdapat UKM. (ak)
“Enggak ada UKM yang dibuka untuk asing,” katanya di Hotel Bidakara, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2018).
Ia menuturkan telah menjelaskan hal itu saat sosialisasi ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Darmin bahkan mengaku pernah akan didemo oleh pengusaha tempe lantaran mengira pihak asing dibolehkan menguasai UKM.
“Enggak betul, jadi ini udah macem-macam aja beritanya,” tegas dia.
Rencananya akhir pekan ini Darmin akan bertemu dengan sejumlah menteri untuk memfinalkan kebijakan DNI. Baru kemudian pada Senin pekan depan draf Perpres akan dikirimkan ke Presiden Jokowi.
Sebelumnya, Pemerintah mengeluarkan kebijakan relaksasi DNI dimana 25 bidang usaha dikabarkan bakal dikeluarkan yang membuat asing boleh menanamkan modalnya hingga 100%. Hal tersebut lantas segera menuai banyak kritik lantaran diantara 25 bidang usaha itu terdapat UKM. (ak)

