Fahira Sampaikan Tantangan Serius Penanggulangan Varian Baru Covid-19

| Senin, 10 Mei 2021 | 10.18 WIB

Bagikan:

Bernasindonesia.com - Munculnya dan menyebarnya varian baru virus COVID-19 yaitu B.117 asal Inggris, kemudian B.1351 asal Afrika Selatan dan varian mutasi ganda dari India B. 1617 menjadi tantangan serius penanggulangan pandemi Covid-19 di dunia termasuk di Indonesia. Terlebih ketiga varian baru virus corona ini telah masuk ke Indonesia.

Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di berbagai negara saat ini selain akibat dari semakin meningkatnya mobilitas atau pergerakan masyarakat akibat pelonggaran aturan juga dikarenakan adanya tiga varian baru virus corona yang ternyata memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dan cepat dibandingkan dengan jenis virus yang sudah ada sebelumnya. 

Tidak hanya menular lebih cepat, varian baru ini juga diketahui memiliki tingkat keparahan penyakit dan gejala yang lebih berat sehingga benar-benar menjadi tantangan serius dalam upaya besar mengendalikan pandemi.

“Soal sudah masuknya varian baru ini, selain kewaspadaan dan konsistensi jalankan protokol kesehatan oleh masyarakat, hal yang juga tidak kalah penting adalah ketegasan Pemerintah untuk memperketat pintu-pintu masuk dan juga memperketat pengawasan dan karantina bagi siapa saja yang masuk ke Indonesia. Hal penting lainnya adalah peningkatan kapasitas dan kemampuan untuk mendeteksi dan memeriksa varian baru. Varian baru ini tantangan serius dan bisa menghambat upaya besar kita mengendalikan pandemi. Oleh karena itu semua sumberdaya harus dikerahkan untuk menguatkan langkah-langkah memitigasi penyebaran varian baru virus,” ujar Fahira Idris dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/5/2021)

Bercermin dari kondisi beberapa negara yang saat ini terjadi lonjakan kasus, Fahira berharap, Pemerintah dan masyarakat bergerak bersama dan bahu membahu agar varian baru ini tidak menyebar luas dan dapat segera dikendalikan. Saat ini atau di mana jumlah kasus positif akibat varian baru masih sedikit adalah waktu yang sangat tepat bagi kita semua terutama Pemerintah untuk kerahkan semua sumberdaya agar tidak terjadi lonjakan kasus seperti di negara lain.

“Jika kita dapat mengendalikan penyebaran varian baru ini maka langkah kita saat ini dan ke depan dalam upaya mengendalikan pandemi ini akan lebih fokus, terarah dan tidak terganggu. Terlebih saat ini kita sedang dalam tahapan program vaksinasi nasional. Imbauan agar masyarakat waspada dan taat prokes perlu terus disampaikan, tetapi Pemerintah juga diharapkan memastikan semua sumberdaya dikerahkan untuk memaksimalkan mitigasi terutama memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk,” pungkas Fahira Idris. (HR)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI