Ketua MPR Ajak Rangkul Pemilih Muda dalam Pemilu 2024

| Rabu, 07 Februari 2024 | 10.55 WIB

Bagikan:

Bernasindonesia.com - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo mengungkapkan menghadapi Pemilu 2024, kekuatan Pemuda Pancasila tersebar di berbagai lini. Di Pemilu Legislatif, banyak yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota.


Di Pilpres, tiga Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila memegang peranan penting di tiga tim pemenangan Capres - Cawapres. Selain Bamsoet yang berada dalam barisan Prabowo - Gibran, juga ada Ahmad M. Ali yang berada di pucuk pimpnan Tim Kampanye Nasional (TKN) Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar, serta Arsjad Rasjid sebagai ketua TKN di Ganjar Pranowo - Mahfud MD. Ketua Umum Pemuda Pancasila, Mas Japto, juga berada di Tim Pemenangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar.

"Membuktikan bahwa kader Pemuda Pancasila memainkan peran penting dalam konstelasi politik nasional. Sebagai organisasi, Pemuda Pancasila mendukung siapapun yang terpilih dalam Pileg maupun Pilpres, dengan tetap memberikan kebebasan kepada para anggotanya untuk menentukan pilihan politik sesuai hati nurani masing-masing. Sesuai jargon Pemuda Pancasila, tidak kemana-kemana tapi ada dimana mana," ujar Bamsoet dalam kunjungannya di hari ke-16 di Dapil-7 Jawa Tengah saat bertemu MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kebumen di Kebumen Jawa Tengah, Jumat (2/2/24).

Hadir antara lain Ketua MPC Pemuda Pancasila Kebumen Edy Purwanto, Sekretaris Sigit Sabariyanto dan para kader Pemuda Pancasila Kebumen.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, di Kabupaten Kebumen, Pemuda Pancasila memiliki anggota mencapai ribuan jiwa. Serta telah berhasil mengkonsolidasikan organisasi hingga ketingkat basis desa dan RT/RW, dan terus berkontribusi menjaga kondusifitas dan keharmonisan hidup masyarakat.

"Hal ini sejalan dengan perjalanan 62 tahun Pemuda Pancasila di tingkat nasional yang telah melalui berbagai romantika, dinamika, dan kompleksitasnya. Pemuda Pancasila masih tetap solid dan konsisten memegang teguh komitmen mengabdikan diri menjadi penegak nilai luhur Pancasila sebagai ideologi, pandangan hidup, dan dasar negara," jelas Bamsoet. 

Wakil Ketua Umum FKPPI/Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, Pemuda Pancasila harus bisa merangkul kalangan muda untuk terlibat aktif dalam Pemilu. Suara kalangan muda sangat menentukan siapa yang akan terpilih sebagai anggota legislatif maupun Presiden - Wakil Presiden RI. Mengingat dari 204.807.222 pemilih yang terdapat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sekitar 60 persennya atau sekitar 100 juta lebih merupakan kalangan muda.

"Pemilih muda tidak sepenuhnya apatis, melainkan cenderung skeptis dan selektif dalam memilih isu kampanye. Hal ini menjadi tantangan bagi organisasi kepemudaan seperti Pemuda Pancasila, untuk merangkul berbagai kalangan muda agar terlibat aktif dalam berbagai kegiatan Pemilu," pungkas Bamsoet. 
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI