Terkait Kasus Keracunan di Bandung, Achmad Ru’yat Minta Pengawasan Makanan MBG Diperkatat

| Rabu, 24 September 2025 | 11.08 WIB

Bagikan:

Bernasindonesia.com - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Achmad Ru’yat, menyoroti kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat. Ia mendesak pemerintah memastikan seluruh makanan yang didistribusikan dalam program tersebut higienis dan layak konsumsi. Hal ini ia sampaikan dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (23/09).


“Kasus di Bandung harus menjadi alarm keras. Program MBG tidak boleh longgar pengawasannya. Makanan yang diberikan kepada siswa, ibu hamil, menyusui, hingga balita wajib aman, sehat, dan bebas dari risiko keracunan,” kata Ru’yat di Jakarta, Selasa (23/9).

Achmad Ru’yat menyebut sejumlah korban keracunan telah dirujuk ke RSUD Cililin. Ia meminta Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) segera memperketat pengawasan, mulai dari pengadaan hingga distribusi makanan.

Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak cukup diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas makanan yang diterima.

“Jika aspek keamanan pangan diabaikan, tujuan menyehatkan generasi malah bisa berbalik membahayakan,” ujarnya.

Fraksi PKS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai standar gizi dan keamanan pangan.
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI