Cianjur Berbenah Layanan Adminduk, Dirjen Dukcapil Dorong Konsistensi Inovasi hingga Pelosok

| Jumat, 06 Februari 2026 | 00.30 WIB

Bagikan:

Bernasindonesia.com - Suasana hangat terasa ketika Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, tiba di Kabupaten Cianjur dalam suatu kunjungan kerja. Didampingi Ahmad Ridwan, Ketua Tim Kerja Identitas Penduduk dan Penduduk Rentan Direktorat Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil (PPPS), Dirjen Dukcapil menyambangi Kantor Dinas Dukcapil serta Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cianjur, Rabu (4/2/2026).


Kedatangan Dirjen Teguh disambut langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Cianjur, Asep Kusmana Wijaya, bersama jajaran. Senyum dan sapaan akrab mengiringi langkah rombongan saat meninjau ruang pelayanan, dan menyaksikan bagaimana masyarakat dilayani dengan berbagai inovasi yang kini menjadi kebanggaan daerah.

Dalam kunjungan itu, Teguh Setyabudi melihat langsung bagaimana layanan administrasi kependudukan di Cianjur terus berbenah. Dirjen Dukcapil juga banyak berbincang dengan pemohon dokumen kependudukan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

Kepada Dirjen Dukcapil dan rombongan, Kadis Asep Kusmana menjelaskan bahwa layanan adminduk di Cianjur saat ini menunjukkan tren positif dengan sejumlah terobosan digital dan program jemput bola. "Di antaranya 'Simpelaku', yaitu aplikasi layanan online terpadu untuk pengurusan dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor," kata Kadis Asep.

Kadis Cianjur, Asep Kusmana Wijaya, menekankan komitmen pihaknya untuk terus mendekatkan layanan kepada masyarakat. “Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat. Tantangan geografis dan keterbatasan literasi digital tidak akan menghentikan langkah kami untuk memastikan setiap warga Cianjur mendapatkan hak identitasnya secara layak,” kata Asep.

Tak berhenti di situ, program 'Pelita' (Pelayanan Langsung di Titik Akses Desa) membawa layanan ke pelosok, seperti yang dilakukan di Kecamatan Cikalongkulon pada Januari lalu. Sementara komitmen Semedi (Sehari Mesti Jadi) memastikan dokumen kependudukan selesai dalam satu hari bagi warga yang datang langsung.

Selain itu, ada LacakKTP-LayakIKD untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin mencetak fisik KTP-el sekaligus membantu warga melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital langsung di lokasi. "Layak LacakKTP-LayakIKD berhasil meraih Juara 3 Lomba Inovasi Daerah 2025, serta hadir secara berkala pada acara Car Free Day (CFD) Kabupaten Cianjur setiap hari Minggu pagi di stan khusus Disdukcapil," terang Asep. 

Sekretaris Dinas Dukcapil Cianjur Neng Rostianti menambahkan, Disdukcapil Cianjur pernah menduduki peringkat ketiga terbaik di Jawa Barat berdasarkan penilaian Ombudsman, dengan nilai 87,77 yang berarti masuk kategori Zona Hijau atau Kepatuhan Tinggi.

"Kami di Cianjur melayani masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan di 11 titik pelayanan dari wilayah Utara hingga Selatan, termasuk di Sukanagara, Cibinong, Leles, dan Cidaun serta Pacet, Warung Kondang, Ciranjang, dan Mande. Produktivitas kami rata-rata menerbitkan 300–400 akta kelahiran dan 50–70 akta kematian setiap harinya," jelas Neng Rostianti.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung inovasi daerah. “Cianjur telah menunjukkan semangat luar biasa dalam menghadirkan layanan Adminduk yang inklusif dan berbasis digital. Inovasi seperti Simpelaku dan Pelita adalah bukti nyata bahwa pelayanan publik bisa menjangkau masyarakat hingga pelosok. Dukcapil pusat akan terus mendorong agar kualitas layanan ini semakin merata dan optimal,” ujar Teguh.

Namun, Dirjen Teguh berpesan, jangan berhenti sampai di situ saja. "Pastikan setiap inovasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di wilayah terpencil. Dukcapil pusat akan mendukung penuh, tetapi kuncinya ada pada konsistensi pelayanan di daerah. Layanan harus cepat, tepat, dan ramah, sehingga masyarakat merasa memiliki negara yang hadir untuk mereka,” pesan Teguh wanti-wanti seraya menyerahkan 4.000 keping blanko KTP-el dan diterima Kadis Asep Kusmana.

Buat Dirjen Teguh, kunjungan kerja ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud perhatian pemerintah pusat terhadap upaya daerah dalam memperbaiki kualitas layanan publik. "Di Cianjur, kami melihat langsung inovasi dan semangat pelayanan menjadi bukti bahwa administrasi kependudukan bukan hanya soal dokumen, tetapi juga tentang menghadirkan keadilan dan kepastian identitas bagi setiap warga," pungkas Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi. 
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI