PPP Bandingkan Bicara Politik di Masjid Zaman Nabi dan Masa Sekarang

| Kamis, 26 April 2018 | 00.14 WIB

Bagikan:

BernasIndonesia.com - Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy menilai, pernyataan Amien Rais di depan ibu-ibu pengajian Ustazah Peduli Negeri tentang ganti presiden tersebut kurang tepat.

Romy menjelaskan, dalam forum pengajian zaman Nabi Muhammad, masjid biasa digunakan untuk membahas politik.

“Di masa Rasulullah SAW, masjid itu pusat dari segala urusan pemerintahan. Tetapi kita tahu bahwa landscape politik kita hari ini berbeda dengan zaman Rasulullah SAW. Kalau masjid berbicara politik akan ada persoalan begitu banyak parpol,” ujar Romy, Selasa (24/4/2018).

Sebab, menurut Romy, partai Islam tidak hanya satu. Karena itu, kalau kemudian masjid berbicara politik, tidak akan pernah bisa digunakan sebagai pemersatu umat. Begitu juga, pembicaraan mengenai politik praktis tentu dilarang di masjid.

“Kalau sudah bicara politik praktis, tentu jangan di masjid. Karena kemudian nanti akan ada partai Islam yang lebih berhak untuk berbicara di masjid, berbicara politik praktis, ketimbang partai yang bukan partai Islam,” jelasnya.

Romyjuga menghibau agar Amien Rais sebagai tokoh nasional dapat ikut serta menjaga stabilitas di tahun politik sekarang ini. (Ch/Ed))

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI