Wapres Berharap Tak Terulang Lagi Persekusi Seperti di CFD

| Selasa, 01 Mei 2018 | 23.04 WIB

Bagikan:

BernasIndonesia.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Senin (30/04/18), mengatakan insiden persekusi di kegiatan “car free day” (CFD) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta merupakan dampak ketidakjelasan aturan kampanye oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelum pencalonan presiden dan wakil presiden.

“Janganlah terjadi itu. Inilah sulitnya memang, kalau kampanye itu (dilakukan) sebelum pemilu. Itu tidak ada aturannya, justru tidak ada aturannya. Kalau masa kampanye ada aturannya. Ya ini salah,” kata Jusuf Kalla kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden Jakarta.

Wapres juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak bertindak intimidatif apabila bertemu dengan orang atau kelompok yang berbeda pendapat dan pilihan politik.

“Ya janganlah terjadi katakanlah kampanye sebelum waktunya. Ini belum waktunya, sudah mulai ada nuansa kampanye, apalagi ada semacam intimidasi. Kalau itu benar terjadi, karena saya sendiri tidak lihat kan, ya jangan terjadi itu,” tambahnya.

Pelaksanaan kegiatan olahraga di CFD Jakarta, Minggu (29/4) diwarnai aksi persekusi antara dua kelompok yang memanfaatkan untuk kegiatan serupa kampanye politik.

Dua kelompok tersebut mengenakan atribut kaos bertuliskan #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja, yang mewakili kelompok pendukung dan non-pendukung Presiden Joko Widodo. (Ak/Red)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI