Bernasindonesia.com - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ali Zamroni, menyoroti kondisi darurat sampah yang terjadi di kawasan Tangerang Raya, Provinsi Banten. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut harus ditangani secara serius melalui pendekatan berbasis riset dan teknologi, sehingga membutuhkan keterlibatan aktif Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Ia menyampaikan bahwa sejumlah daerah di Provinsi Banten, khususnya Tangerang Raya, telah berada dalam kondisi darurat sampah yang memerlukan penanganan segera.
“Ini penting, Prof. Jadi beberapa daerah, termasuk di wilayah saya, secara keseluruhan di Provinsi Banten ini sudah darurat sampah,” ujar Ali Zamroni.
Ia menjelaskan bahwa kompleksitas persoalan sampah paling dirasakan di wilayah Tangerang Raya, di mana pemerintah daerah menghadapi kesulitan besar dalam menemukan pola pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Menurutnya, banyak program yang bersentuhan langsung dengan pemerintah daerah, namun belum mampu menjawab persoalan secara tuntas.
“Beberapa pemerintah daerah itu kebingungan bagaimana mengelola sampah, terutama di daerah Tangerang Raya. Ini karena banyak sekali program yang bersentuhan langsung dengan pemerintah daerah,” katanya.
Ali Zamroni menilai kehadiran BRIN sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah daerah dalam merumuskan solusi berbasis riset dan inovasi teknologi. Ia mendorong adanya kerja sama konkret antara BRIN dan pemerintah daerah agar persoalan sampah dapat ditangani secara sistematis dan berkelanjutan.
“Nah, kita minta BRIN untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah, bersama-sama memecahkan solusi terkait masalah ini,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan semakin memprihatinkan akibat keterbatasan sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Di satu sisi, volume sampah terus meningkat, sementara di sisi lain teknologi pengolahan yang tersedia dinilai masih sangat mahal dan sulit dijangkau oleh daerah.
“Karena semakin hari semakin sulit untuk membuang sampah, sementara alat yang ada itu sangat mahal,” ucapnya.
Oleh karena itu, Ali Zamroni berharap BRIN dapat menghadirkan inovasi yang aplikatif, efisien, dan terjangkau, sehingga dapat menjadi solusi nyata bagi pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan darurat sampah di Tangerang Raya dan wilayah lain di Indonesia.

